Pengasuh Ponpes di Rancabango Garut Akui Belasan Santri Terlibat Penganiayaan

fani ferdiansyah
Muadir Muallimin atau pengasuh Ponpes Persis 99 Luthi Lukman Hakim. (FOTO: FANI FERDIANSYAH)

"Kami siap cabut laporan, asal jelas dulu itikad baik dari pesantren ini apa. Minimal mereka datang ke rumah kami untuk menyelesaikan baik-baik, tapi ditunggu sejak Agustus hingga sekarang sama sekali tidak ada," ucapnya. 

Diberitakan sebelumnya, peristiwa penganiayaan terhadap AH oleh 16 santri yang merupakan teman satu asramanya terjadi pada akhir Juli 2022. Dalam penganiayaan itu, AH dipukuli dengan tangan kosong, sapu, ditendang dan diguyur air kotor. 

Akibat perlakuan tersebut, AH mengalami benjol-benjol di kepala, gendang telinga kiri pecah, hingga luka sejujur tubuh. Ia pun kemudian menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Intan Husada Garut. 

Ke-16 santri itu kemudian dilaporkan ke polisi melalui SPKT Polres Garut, dengan nomor LP/B/439/IX/2022/SPKT/RES GRT/POLDA JBR. Kasusnya kemudian dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Garut.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Amankan 1 Batang Besi dari Mes Pabrik Tahu Cibiuk Garut, Diduga Alat Pembunuh

57 tahun lalu

Satu Orang Dicurigai terkait Kematian Karyawan Pabrik Tahu Cibiuk Garut

57 tahun lalu

Santri Dianiaya di Garut Gegara Dituduh Curi Handphone, Gendang Telinga Pecah

57 tahun lalu

Pegawai Pabrik Tahu di Garut Tewas Tak Wajar, Keluar Darah dari Telinga dan Mulut

57 tahun lalu

Bukan Sekadar Gimmick, Cokelat Gendis di Film Lara Ati Ternyata dari Garut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal