Penanganan Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Garut Lamban, Mahasiswa Ngadu ke Kejati Jabar 

fani ferdiansyah
Ketua Ikatan Mahasiswa Garut Jamjam Purnama mengadukan penanganan kasus dugaan korupsi di DPRD Garut ke Kejati Jabar. (FOTO: ISTIMEWA)

Seperti diketahui sebelumnya, penanganan kasus dugaan korupsi dana BOP dan reses anggota DPRD periode 2014-2019 oleh Kejari Garut masih ditangani. 

Pada awal Oktober 2022 lalu, Kepala Kejari Garut Neva Sari Susanti mengatakan, penyidik Kejari Garut telah memeriksa 500 saksi di kasus yang telah menimbulkan kerugian negara Rp1,2 miliar tersebut. 

"Ada jadwal-jadwalnya, mantan-mantan (DPRD Garut) iya. Sekarang masih berproses untuk pemanggilan mereka itu, karena memang banyak sekali, sampai 500 saksi kurang lebih yang kami periksa," kata Neva Sari Susanti di Kantor Kejari Garut saat itu. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapal Misterius yang Terdampar di Pantai Rancabuaya Garut Dipenuhi Biota Laut

57 tahun lalu

Rumah Permanen di Cisurupan Garut Ludes Terbakar, Sumber Api dari Dapur

57 tahun lalu

Orchid Garden, Pelestarian Anggrek Hutan Langka di Gunung Papandayan Garut

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Peredaran Puluhan Ribu Butir Psikotropika dan Obat Keras di Garut

57 tahun lalu

Dugaan Korupsi, Kejaksaan Selidiki Kredit Fiktif BPR Intan Jabar Cabang Garut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal