Penanganan Combatan ISIS, Ini Kata Dosen Unpad Bandung

Arif Budianto
Indonesia mempunyai cara berbeda dalam penanganan combatan ISIS yang berbeda dengan negara lain. (Foto: Ilustrasi)

BANDUNG, iNews.id - Dosen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Arfin Sudirman menilai, Indonesia mempunyai cara berbeda dalam menangani combatan ISIS

Saat pembicara pada diskusi Hard Talk dengan tema “Memahami Proses Sekuritisasi Terorisme di Indonesia: Antara Pencegahan, Perang, dan Penegakkan Hukum”, Arfin sendiri telah melakukan riset mengenai terorisme. 

Berkolaborasi dengan peneliti nasional, Arfin berfokus pada dampak kekalahan ISIS pada 2018 lalu terhadap Indonesia. Hal menarik yang ditemukan adalah ada perbedaan penanganan ex-combatan ISIS asal Indonesia oleh pemerintah.

Menurut Arfin,  jika negara lain mencabut status kewarganegaraan warganya yang masuk ke ISIS, maka Indonesia tidak demikian. Alasan pertama, Indonesia tidak pernah mengakui ISIS sebagai negara berdaulat. Hal ini menjadikan para eks-pejuang dari status kewarganegaraannya tetap melekat dan berhak mendapatkan perlindungan sebagai warga negara.

“Indonesia secara hukum dan legalitas (menilai) ISIS bukan negara berdaulat. Selain itu, amanat UUD 1945 secara konstitusi WNI itu dilindungi di manapun dia berada selama dia melekat sebagai WNI,” kata Arfin.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anggota NII KW 9 dan 7 Diduga Masih Ada di Ponpes Al Zaytun Indramayu

57 tahun lalu

Terduga Teroris yang Ditangkap di Solo Jaringan JAD Berafiliasi dengan ISIS

57 tahun lalu

2 Napiter Rutan Polda Metro Jaya Ditempatkan di Kamar Mapenaling LPP Semarang

57 tahun lalu

Kisah Eks Tokoh JI, Bebas dari Nusakambangan Digandeng Densus 88 Edukasi Bahaya Terorisme

57 tahun lalu

Tersiar Kabar Polisi di Cirebon Diduga Terlibat Terorisme, Ini Kata Polda Jabar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal