Pemkab Majalengka Klaim Kasus Covid dan Pasien Meninggal Turun saat PPKM Darurat

Inin nastain
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Harizal Harahap. (Foto: MPI/Inin Nastain)

Lebih jauh dia menjelaskan, sesuai panduan, ada beberapa kelompok yang harus menjalani pemeriksaan antigen dan PCR. Selain kontak erat, jelas dia, mereka yang bergejala pun harus menjalani tes.

“Semua yang disebut gejala, itu harus dites. Yang kedua, otomatis yang kontak erat. Yang kontak erat itu, satu terkonfirmasi, kontak erat minimal 15 orang diperiksa. Semua yang TBC itu kita lakukan tes juga,” tutur dia.

Sementara, Kabupaten Majalengka sendiri ditarget melakukan tet sebanyak 2.630 per hari. Diakui Kadinkes, hingga saat ini target tersebut belum bisa terpenuhi. “Kendalanya, alat tes antigen terbatas,” ucap dia.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Besok 2.600 Anak dan Remaja di Majalengka Disuntik Vaksin Covid-19

57 tahun lalu

Hemat Energi, Pemkab Majalengka Akan Terapkan WFH Setiap Senin

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal