Pemda KBB Berusaha Keras Pertahankan Pasar Panorama yang Terancam Lepas oleh Putusan PK MA

Adi Haryanto
Pasar Panorama Lembang yang tanahnya masih bersengketa antara ahli waris dan Pemda KBB dimana saat ini prosesnya masih terus bergulir hingga tingkat Mahkamah Agung. Foto/Dok.SINDOnews

Berdasarkan keputusan PK MA tersebut, pihak tergugat dalam hal ini Pemda KBB diharuskan membayar kepada penggugat yaitu ahli waris Adiwarta sebesar Rp116.185.000.000. Itu harus dibayar seketika tanpa syarat apapun juga oleh tergugat kepada ahli waris setelah perkara ini memiliki kekuatan hukum tetap. 

Kasus hukum yang bergulir sejak 2016 ini muncul setelah Rudi Alamsyah ahli waris Adiwarta melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Bale Bandung (PNBLB) dengan Nomor Perkara 155/PDT/G/2016. Karena kalah kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Bandung hingga menang. Pemda KBB lalu melayangkan kasasi ke MA dan menang, sehingga membuat Rudi Alamsyah mengajukan PK. 

Terpisah Ketua Komisi I DPRD KBB Wendi Sukmawijaya, meminta Pemda KBB harus mempertahankan aset tanah Pasar Panorama Lembang. Pasalnya, pasar tersebut sudah begitu identik dengan Lembang serta banyak pedagang yang menggantungkan hidup di sana. Kalau diperlukan, pihaknya akan menyiapkan pengacara mengingat telah ditemukan novum baru terkait tanah persil 74 tersebut.

"Aset tanah itu harus diselamatkan karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan jangan sampai jatuh ke pihak lain. Jika diperlukan kami siapkan ahli hukum dan akademisi yang keilmuannya bisa nemberikan pencerahan ke pemerintah daerah," tuturnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TPA Sarimukti KBB Tutup 2023, Pemerintah Bidik Lahan Alternatif Seluas 20 Hektare

57 tahun lalu

MA Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Rumah Hakim PN Medan Terbakar

57 tahun lalu

Mantan Kasat Narkoba Polresta Barelang Batal Dihukum Mati, Diganti Seumur Hidup

57 tahun lalu

Kejagung Ingatkan Tim Hukum Silfester, Syarat Ajukan PK Harus Hadir Tak Bisa Diwakili

57 tahun lalu

Kasus Proyek Resto Tepi Sawah di Lampung, Diduga Ada Permainan Mafia Tanah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal