Pascabentrok di Areal PG Jatitujuh, 27 Orang Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

Fathnur Rohman
Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif menyatakan akan terus memburu para pelaku bentrokan maut di areal kebun PG Jatitujuh. (Foto: Antara)

INDRAMAYU, iNews.id - Sebanyak 27 orang yang diduga terlibat aksi bentrokan maut di lahan tebu Pabrik Gula (PG) Jatitujuh, Tukdana, Indramayu, Jawa Barat, diamankan, Selasa (5/10/2021). Polisi masih memburu pelaku lain yang melarikan diri pascakejadian pada Senin (4/10/2021).

Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif mengatakan, pihaknya akan melakukan patroli berskala besar untuk menjaga kondusivitas di area lahan tebu PG Jatitujuh. 

Sebanyak 27 orang yang berhasil diamankan seusai insiden yang menewaskan dua warga Jatitujuh, Majalengka itu, masih menjalani pemeriksaan hingga saat ini.

"Kami laksanakan patroli skala besar. Kami masih melakukan pengejaran orang-orang yang diduga terlibat insiden itu," kata Kapolres Indramayu kepada wartawan, Selasa (5/10/2021).

Menurut AKBP M Lukman Syarif, Polres Indramayu belum menentukan tersangka terkait kasus ini. Kendati demikian, proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap orang-orang yang diduga terlibat, masih terus dilakukan. "Masih dalam proses pemeriksaan," ujar AKBP M Lukman Syarif.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ikut Tangkap Pelaku Bentrok di PG Jatitujuh, Kapolres: Luka Majalengka Terlalu Dalam

57 tahun lalu

Pascabentrok Maut di Area PG Jatitujuh, Pemkab Majalengka Koordinasi dengan Indramayu

57 tahun lalu

Isak Tangis Keluarga Warnai Pemakaman 2 Korban Bentrok di Areal PG Jatitujuh

57 tahun lalu

Polres Indramayu Proses Hukum 10 Provokator Bentrok Maut di Areal PG Jatitujuh

57 tahun lalu

Pascabentrok di Areal PG Jatitujuh, 23 Petani dan 1 Anggota DPRD Indramayu Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal