Pascabentrok di Areal PG Jatitujuh, 27 Orang Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

Fathnur Rohman
Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif menyatakan akan terus memburu para pelaku bentrokan maut di areal kebun PG Jatitujuh. (Foto: Antara)

Sebelumnya, Kapolres Indramayu menyebut orang-orang yang diamankan itu, 10 di antaranya merupakan provokator. Dalam insiden berdarah pada Senin (4/10/2021), sekelompok orang dari organisasi kemasyarakatan Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-Kamis) diindikasi melakukan provokasi dan mengintimidasi petani asal Jatitujuh, Majalengka yang telah bermitra dengan PT PG Rajawali II Jatitujuh.

"Ada segerombolan preman yang ingin menguasai lahan dan dia mengintimidasi para petani. Ada provokasi dari segelintir orang. Ya melakukan tindak pidana dengan senjata tajam dan melukai petani yang menggarap lahan tebu," tutur Kapolres Indramayu.

Sementara itu, menanggapi konflik itu, Bupati Indramayu Nina Agustina secara tegas mengutuk tindakan premanisme yang mengakibatkan dua warga Majalengka meninggal dunia. "Kita boleh hidup bersama-sama, membela. Tapi premanisme ini tidak kita halalkan. Tidak kita perbolehkan," kata Bupati Indramayu.

Menurut Nina Agustina, konflik sengketa lahan yang terjadi di area lahan PG Jatitujuh itu sudah lama terjadi. Pihaknya telah berkoordinasi untuk menyelesaikan permasalahan garapan lahan tersebut.

Peristiwa berdarah itu, ujar Nina Agustina, diduga dipicu akibat salah satu kelompok yang tidak sabar dalam proses penyelesaian sengketa lahan itu.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ikut Tangkap Pelaku Bentrok di PG Jatitujuh, Kapolres: Luka Majalengka Terlalu Dalam

57 tahun lalu

Pascabentrok Maut di Area PG Jatitujuh, Pemkab Majalengka Koordinasi dengan Indramayu

57 tahun lalu

Isak Tangis Keluarga Warnai Pemakaman 2 Korban Bentrok di Areal PG Jatitujuh

57 tahun lalu

Polres Indramayu Proses Hukum 10 Provokator Bentrok Maut di Areal PG Jatitujuh

57 tahun lalu

Pascabentrok di Areal PG Jatitujuh, 23 Petani dan 1 Anggota DPRD Indramayu Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal