Pandemi Covid-19 Picu Peningkatan Jumlah Pengidap Gangguan Jiwa di Cimahi

Adi Haryanto
Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Dari hasil assesment, beberapa faktor menjadi penyebab ratusan warga Cimahi mengalami ODGJ. Terutama ekonomi. Terlebih  sepanjang 2020, perekonomian masyarakat sangat terdampak akibat pandemi Covid-19.

Bukan hanya penghasilan menurun, bahkan sampai kehilangan penghasilan akibat kebijakan PHK dan sebagainya. Penyebab lainnya ada juga karena faktor genetik (keturunan), faktor lingkungan, dan pemakaian obat-obatan. "Akibat gelisah juga bisa, meski kebanyakan karena faktor ekonomi," ujarnya. 

Benky menuturkan, ada juga yang terdata pada 2020 merupakan pasien tahun lalu yang mengalami gangguan serupa. Sebagian besar dari mereka sedang menjalani rawat jalan dan berobat rutin. Tapi bagi yang sudah parah ada juga yang dirawat inap dan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua, KBB. 

"Kami terus berupaya melakukan program penanganan di antaranya melalui peningkatan kompetensi dini kesehatan jiwa, serta pemenuhan dan pemanfaatan obat-obatan jiwa di 13 Puskesmas," tutur Benky.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bunbun, ODGJ di Sindakerta KBB yang Dipasung Dibawa ke RSJ Cisarua

57 tahun lalu

Bunbun Kerap Mengamuk, Pria Gangguan Jiwa di KBB Itu Dipasung di Ruangan Khusus

57 tahun lalu

Terungkap! Pembacok IRT di Palangka Raya Ternyata ODGJ, Diduga Kehabisan Obat

57 tahun lalu

IRT Tukang Pijat di Palangka Raya Dibacok Tetangga, Kedua Tangan Nyaris Putus

57 tahun lalu

Geger! Pria di Simalungun Bongkar Kuburan Siang Bolong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal