Pandemi Covid-19 Picu Peningkatan Jumlah Pengidap Gangguan Jiwa di Cimahi

Adi Haryanto
Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

CIMAHI, iNews.id - Pandemi Covid-19 sepanjang 2020 memicu peningkatan jumlah penderita orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Cimahi. Jumlah ODGJ di Cimahi pada 2020 sebanyak 923 orang.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, jumlah itu meningkat dibanding 2019 sebanyak 878 orang.

"Kami mendata jumlah ODGJ berat (pada 2020) meningkat dibanding 2019. Bisa jadi karena faktor pandemi Covid-19," kata Kasi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kota Cimahi Benky Octavianus, Selasa (16/3/2021).

Benky mengemkakan, dari jumlah yang terdata pada 2020, ODGJ didominasi laki-laki sebesar 64 persen dan perempuan 36 persen. Sedangkan dari sisi usia, didominasi usia produktif, 20-44 tahun sebesar 61 persen.

Kemudian usia 45-54 sebesar 22 persen, usia 55-59 sebesar 8 persen, usia 60-69 sebesar 7 persen, dan usia 15-19 tahun sebesar 2 persen. Jumlah ODGJ berat tersebut terdata dari 13 puskesmas di Kota Cimahi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bunbun, ODGJ di Sindakerta KBB yang Dipasung Dibawa ke RSJ Cisarua

57 tahun lalu

Bunbun Kerap Mengamuk, Pria Gangguan Jiwa di KBB Itu Dipasung di Ruangan Khusus

57 tahun lalu

Terungkap! Pembacok IRT di Palangka Raya Ternyata ODGJ, Diduga Kehabisan Obat

57 tahun lalu

IRT Tukang Pijat di Palangka Raya Dibacok Tetangga, Kedua Tangan Nyaris Putus

57 tahun lalu

Geger! Pria di Simalungun Bongkar Kuburan Siang Bolong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal