"Pelaku ini kemudian menunggu di sekitar rumah korban dan mendengarkannya sedang berbicara melalui telepon dengan pria lain," katanya.
Saat korban tertidur, pelaku menuangkan bensin ke botol kecil dan menyalakannya. Lalu pelaku membuka jendela kamar korban yang tidak terkunci dan melemparkan botol berisi bensin yang penuh kobaran api ke wajah korban.
"Setelah itu korban terbangun dan berteriak, sedangkan pelaku melarikan diri. Pelaku meninggalkan barang bukti berupa motor Yamaha Vixion merah tahun 2014 dan sepasang sandal hitam di lokasi kejadian," katanya.
Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengakui bahwa tindakannya telah direncanakan. Motif pelaku emosi dan cemburu akibat dugaan perselingkuhan korban. Sebab karena pelaku beberapa kali mendapatinya bersama pria lain, namun korban menolak untuk berpisah.
"Pelaku merasa marah dan sudah tidak bisa menahan emosi lagi. Pelaku sudah merencanakan untuk membakar korban setelah melihatnya berduaan di alun-alun," ucapnya.