Ngemis Online Jadi Tren di Medsos, Ini Penjelasan Pakar

Syifa Fauziah
Pengemis online cukup marak di media sosial. Fenomena ini dinilai sebagian masyarakat cukp meresahkan. (Foto: Istimewa) 

BANDUNG, iNews.id - Masyarakat dibuat resah dengan maraknya konten mengemis online dalam layanan live streaming di salah satu aplikasi media sosial. Cara tersebut diyakini dapat mendatangkan keuntungan dalam waktu yang cepat lantaran mereka mendapatkan belas kasihan berupa hadiah dari warganet.

Pemberian hadiah ini bermacam-macam bentuk dan rupanya, dari harga yang murah hingga harga yang fantastis. Mirisnya, yang dipertontonkan pada ngemis online tersebut kebanyakan para lansia dengan memperlihatkan seorang nenek mandi lumpur atau berendam di kolam saat tengah malam dan tampak menggigil kedinginan.

Hal itu tentu saja menjadi keprihatinan banyak orang. Analisa Media Sosial, Ismail Fahmi melihat banyak masyarakat yang melakukan tindakan itu karena motivasi utamanya adalah ekonomi.

"Banyak orang punya kebutuhan ekonomi besar sehingga mereka mau jadi influencer supaya dapat uang. Keinginan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi membuat mereka jadi kreatif lagi di media sosial," ujarnya saat dihubungi iNews.id pada Rabu (8/2/2023).

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Deretan Pengemis Kaya di Indonesia, Ada yang Berharta Miliaran Rupiah

57 tahun lalu

Pengemis Modus Ngesot di Jam Gadang Bukittinggi Ditangkap, Ternyata Bisa Jalan

57 tahun lalu

Bikin Resah, Belasan Manusia Silver dan Pengemis di Sidoarjo Diamankan Satpol PP

57 tahun lalu

Ganggu Peziarah di Makam Sunan Gunung Jati, Pengemis Berkedok Sodaqoh Ditertibkan

57 tahun lalu

Viral Pemaksaan Peziarah, Bupati Sidak Pengemis di Makam Sunan Gunung Jati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal