Ngemis Online Jadi Tren di Medsos, Ini Penjelasan Pakar

Syifa Fauziah
Pengemis online cukup marak di media sosial. Fenomena ini dinilai sebagian masyarakat cukp meresahkan. (Foto: Istimewa) 

Ismail memberi contoh, misalnya di desa para konten kreator memanfaatkan yang ada di sekitarnya, misalnya sungai, sawah, dan lain sebagainya.

"Ada dua aspek yang menarik, yang pertama sifat emosional bikin orang kasian, kreatornya orang tua, dieksploitasi, yang kedua kontroversial yang membuat ini jadi menarik buat publik, seperti mandi lumpur dan lain sebagainya," katanya.

Lantas bagaimana cara mengatasi hal tersebut? Ismail mengatakan tentunya sangat mudah, yakni netizen tidak perlu memberi gift kepada konten kreator itu.

"Prinsipnya kayak di pinggir jalan orang ngemis nggak dikasih, kalau dikasih terus dia bakal lakuin itu," ujar dia.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Deretan Pengemis Kaya di Indonesia, Ada yang Berharta Miliaran Rupiah

57 tahun lalu

Pengemis Modus Ngesot di Jam Gadang Bukittinggi Ditangkap, Ternyata Bisa Jalan

57 tahun lalu

Bikin Resah, Belasan Manusia Silver dan Pengemis di Sidoarjo Diamankan Satpol PP

57 tahun lalu

Ganggu Peziarah di Makam Sunan Gunung Jati, Pengemis Berkedok Sodaqoh Ditertibkan

57 tahun lalu

Viral Pemaksaan Peziarah, Bupati Sidak Pengemis di Makam Sunan Gunung Jati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal