MUI Jabar Minta Polisi Tindak Para Pelaku Azan Jihad dengan Edukasi, Ini Alasannya

Agung Bakti Sarasa
Ketua MUI Jabar Rachmat Syafei. (Foto: Agung Bakti Sarasa)

"Itu menganggu, menimbulkan kegaduhan, dan meresahkan masyarakat. Bahkan, kalau salah paham bisa terjadi keributan-keributan," ujar Ketua MUI Jabar.

Namun, tutur Rachmat, berdasarkan kesepakatan dalam pertemuan bersama pimpinan ormas Islam, MUJI Jabar menyepakati bahwa penindakan terhadap para pelaku azan jihad cukup diberikan edukasi. Alasannya, perbuatan tersebut merupakan bentuk penyimpangan akibat ketidaktahuan.

"Dalam agama kalau dia tobat dan mengakui bahwa dia salah, itu sudah selesai. Tapi kalau masalah hukum yang berlaku di Indonesia, unsur-unsurnya melecehkan atau tidak, tapi kan tadi bukan termasuk itu, tapi penyimpangan, dia tidak tahu. Karena tidak tahu, maka harus diberikan edukasi," tutur Rahmat.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat luas, agar tidak terpancing dengan perbuatan yang videonya sudah kadung viral itu karena azan jihad tersebut hanyalah perbuatan yang dilakukan atas dasar ketidaktahuan.

"Kami mengimbau agar masyarakat jangan memahami hal itu sebagai ajakan perang dan tetap tenang. Memang itu mengganggu karena dari unsur agama salah dan menimbulkan kegaduhan. Pak polisi tolong panggil mereka lalu diberikan edukasi," kata Ketua MUI Jabar. agung bakti sarasa

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Saksi Kasus Azan Jihad Dipanggil Polres Majalengka 

57 tahun lalu

Kasus Azan Jihad di Majalengka, Polisi Periksa Saksi Pekan Depan

57 tahun lalu

Polisi Buru Aktor Intelektual di Balik Video Azan Jihad di Majalengka

57 tahun lalu

Dinilai Sangat Meresahkan, Tim Khusus Polda Jabar Selidiki Kasus Azan Jihad di Majalengka

57 tahun lalu

Polres Majalengka Usut Motif dan Unsur Pidana Kasus Azan Jihad

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal