Miris, Balita di Subang Derita Teratoma, Setiap Hari Nangis Menahan Sakit

Yudy Heryawan Juanda
Kadinkes Subang dr Maxi berbincang dengan Warja dan Ayu Yuliani, orang tua dari balita Rahmat Hidayat penderita teratoma. (FOTO: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)

"Untuk operasi, butuh biaya Rp45 juta. Kami ada uang dari mana. Untuk tempat tinggal saja kami menumpang di lahan milik pemkab," kata Ayu Yuliani ditemui di tempat tinggalnya, Kamis (24/2/2022).

Akibat penyakit tersebut, ujar Ayu Yuliani, tumbuh kembang anaknya terganggu. Sampai saat ini, Rahmat belum bisa berjalan. Setiap hari Rahmat tidak pernah lepas dari gendongan. "Setiap hari menangis karena menahan rasa sakit," ujar Ayu Yuliani sambil menahan air mata yang menetes di pipinya.

Ayu menuturkan, sempat membawa anaknya bungsunya itu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng. Dokter menyarankan agar Rahmat dirawat. Namun Warja dan Ayu menolak karena tidak mempunyai biaya. 

Kini ayu hanya bisa mengelus perut anaknya menggunakan minyak kayu putih dan telon untuk meredakan rasa sakit, sambil berdoa bisa sembuh.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang dr Maxi yang juga mengunjungi kediaman Rahmat Hidayat, penderita teratoma tersebut.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ungkap Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polda Jabar Periksa 106 Saksi

57 tahun lalu

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Kapolda Jabar Imbau Tak Menerka-nerka

57 tahun lalu

Pemakaman Santri asal Subang Korban Kebakaran Ponpes di Karawang Diwarnai Tangis

57 tahun lalu

Timbun Pupuk Bersubsidi lalu Dijual Mahal, 2 Warga Subang Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Jejak di Kuku Korban Bisa Ungkap Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal