Menko Marinves Luhut Resmikan Instalasi Boiler Biomassa Nestlé Karawang Gunakan Sekam Padi

Agus Warsudi
Manko Marinves Luhut B Pandjaitan meresmikan investasi, perluasan kapasitas produksi, dan instalasi Boiler Biomassa didampingi Menkop UKM Teten Masduki dan Presdir PT Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar. (FOTO: ISTIMEWA)

Melalui penggunaan boiler biomassa ini, tutur Ganesan, Nestlé Indonesia dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 6.068 ton CO2e per tahun. Ini dapat membantu penghematan biaya energi (energy cost saving) sebesar 14 persen. 

Bukan hanya itu saja, sisa pembakaran boiler biomassa akan dimanfaatkan menjadi pupuk organik dan akan diberikan kembali pada petani padi setempat. Ini sejalan dengan ambisi Nestlé dalam memelihara, melindungi, dan memulihkan lingkungan.

Peresmian boiler biomass ini merupakan kelanjutan dari kerja sama dengan PT Tasma Bioenergy Bioenergy (Berkeley Energy Commercial Industry Services – BECIS) untuk menggunakan energi terbarukan dan mengurangi emisi gas rumah kaca dari kegiatan operasional kami. 

"Semoga kami bisa terus bermitra dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengurangi jejak lingkungan kami,” tutur Ganesan. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Luhut Sebut Negosiasi dengan Starlink Masuk Tahap Final, Tesla Bagaimana?

57 tahun lalu

Nestle Perluas Kapasitas Produksi, Luhut Berharap Dorong Perekonomian RI

57 tahun lalu

Tak Hanya Minyak Goreng, Luhut Akan Gunakan PeduliLindungi untuk Pantau Komoditas Strategis

57 tahun lalu

Luhut Targetkan Kendaraan Listrik Berlaku di Seluruh Destinasi Super Prioritas pada 2023

57 tahun lalu

Luhut Sebut Tiket Masuk Borobudur Naik Jadi Rp750.000 untuk Tumbuhkan Rasa Tanggung Jawab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal