Mengharukan, Pasutri Tunanetra di Tasikmalaya Ajarkan Mengaji Alquran Huruf Braille

Asep Juhariyono
Mamat Rahmat (kaus berkerah kotak-kotak) mengajarkan mengaji Alquran huruf Braille kepada para penyandang tunanetra. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

Yayasan Al Hikmah didirikan olah pasangan suami istri tunanetra, Mamat Rahmat dan Safrida sejak 2010 silam. Saat ini, Yayasan Al Hikmah yang fokus terhadap pemberdayaan penyandang tunanetra ini memiliki sekitar 100 anggota dari Kota Tasikmalaya dan sekitarnya.

Setiap minggu mereka berkumpul di yayasan yang juga merupakan rumah Mamat Rahmat untuk belajar mengaji dengan membaca Alquran huruf Braille. Dengan dibimbing oleh Rahmat dan istri Safrida, para penyandang tunanetra mengeja ayat-ayat suci Alquran huruf timbul tersebut.
 
Sebelum pengajian dimulai, mereka bisanya terlebih dahulu berbincang terkait permasalahan dan informasi seputar tunanetra. Setelah itu, Mamat Rahmat mulai melatih dan membimbing para tunanetra membaca Alquran huruf braille.

Cara membaca Alquran huruf Braille dengan meraba dengan ujung jari huruf timbul berupa rangkaian titik-titik itu. Meski terbata-bata, para penyandang tunanetra tetap semangat membaca ayat-ayat suci Alquran.

"Kita harus sadar bahwa sebagai umat Islam mempunyai Alquran sebagai pedoman hidup. Allah memerintahkan untuk membaca Alquran bukan hanya untuk umat Islam yang bisa melihat, tapi tunanetra juga wajib membaca, memahami, dan mengamalkannya," kata Mamat Rahmat, Senin (31/5/2021).

Mamat Rahmat berharap suatu saat nanti bisa mendirikan sebuah pondok pesantren khusus untuk para tunanetra agar mereka setiap hari bisa belajar mengaji Alquran huruf baraille dan memperdalam agama Islam.

"Saya juga berharap ada tenaga-tenaga pengajar baru. Sebab selama ini hanya saya dan istri yang mengajar. Sehingga ke depan, saya ingin ada  generasi penerus yang bisa mengajar mengaji Alquran huruf Braille sehingga apa yang menjadi cita-cita dan perjuangan ini bisa terus dilanjutkan," ujar Mamat.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Motif Kurir Paket Siram Air Keras di Tasikmalaya karena Sakit Hati, 4 Korban Masih Dirawat

57 tahun lalu

Kronologi Kurir Paket Siram Air Keras Lukai 10 Pekerja Gudang, Berawal dari Dilaporkan

57 tahun lalu

Terungkap! Pelaku Siram Air Keras ke 10 Pekerja Gudang di Tasikmalaya Ternyata Kurir Paket

57 tahun lalu

Mencekam! Pria Mengamuk Siram Air Keras ke Karyawan Gudang di Tasikmalaya, 10 Orang Terluka

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Pangandaran, Berkekuatan Magnitudo 4,2

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal