Mencengangkan, Fakta Baru Kasus Santriwati Jadi Korban Pemerkosaan Ustaz di Bandung

Ii Solihin
Ketua P2TP2A Garut Diah Kurniasari. (Foto: iNews/II SOLIHIN)

"Ada yang bertugas memasak, membersihkan rumah, dan lain-lain. Sementara itu, untuk kegiatan belajar mengajar dilakukan secara home schooling, ada guru yang dipanggil. Jadi tidak ada tenaga pengajar (di Ponpes TM Cibiru dan MH Antapani)," ujar Diah Kurniasari.

Berdasarkan penuturan para korban, tutur Ketua P2TP2A Garut, mereka tidak dipaksa melayani pelaku Herry Wirawan. Tidak ada iming-iming. Namun dugaan modus pertama, pelaku Herry Wirawan melakukan aksi bejatnya dengan mengaku tidak dilayani oleh istrinya.

Akibat perbuatan bejat pelaku, tujuh santriwati asal Garut hamil dan melahirkan delapan anak. "Selama di sana mereka merasa dilindungi. Perbuatan pelaku itu dianggap diperbolehkan. Dari 11 anak (santriwati korban) yang kami dampingi, tidak semuanya hamil. Hanya tujuh yang hamil dan melahirkan 8 anak," tutur Ketua P2TP2A Garut.

Saat ini, kata Diah Kurniasari, P2TP2A Garut tengah memberikan trauma healing untuk memulihkan psikologi para korban. Seusai persidangan kasus ini, P2TP2A Garut akan memberikan semangat agar para korban bisa melanjutkan sekolah.

Terdakwa Herry Wirawan dalam dakwaan primer didakwa melanggar Pasal 81 ayat (1), ayat (3) jo Pasal 76.D UU R.I Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Logis Kasus Pemerkosaan Santriwati di Bandung Harus Dipublikasikan

57 tahun lalu

Pemerkosaan Santriwati di Bandung, Korban Tergiur Iming-Iming Sekolah Gratis

57 tahun lalu

Awal Mula Pemerkosaan Santriwati di Bandung Terbongkar, Korban Pulang sedang Hamil

57 tahun lalu

Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Bandung Jadi Anak Angkat Dedi Mulyadi

57 tahun lalu

Polda Jabar Tidak Menutup Kasus Pencabulan Santriwati di Bandung, Tetapi Hanya Tidak Merilis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal