Sementara pihak pendukung pasangan bakal calon Toni Sucartono-Deis Handika merasa kecewa lantaran sudah jauh hari melakukan koordinasi dengan seluruh pendukung untuk mengikuti tahapan verifikasi faktual. Bahkan para pendukung sudah menunda aktivitas lain.
“Saya memahami akan perasaan pribadi mereka. LO (Liasion Officer) sudah mengoordinasikan agar mereka hari ini tidak melakukan aktivitas lain karena akan ada verifikasi. Bahkan di beberapa kecamatan sudah dikumpulkan,” tutur LO Bakal Calon Perseorangan Pilkada Kabupaten Indramayu 2020, Sudrajat.
Atas penundaan ini, Sudrajat meminta kompensasi kepada KPU Kabupaten Indramayu untuk meloloskan 31 ribu lebih calon pendukung yang akan diverifikasi faktual.
Dari peristiwa ini tiga orang yang diduga melakukan pengerusakan diamankan petugas kepolisian dari Polres Indramayu.