Marak Penjarahan dan Penyelundupan, Lobster di Laut Pangandaran Nyaris Punah

Syamsul Ma'arif
Mantan Mentri Kelautan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata memusnahkan alat tangkap baby lobster. (Foto: iNews.id/Syamsul Ma'arif)

"Kondisi normal seperti dulu dengan mendapatkan uang dari ikan dan lobster sangat sulit untuk saat. Karena orang merusak dan menjarah laut dengan begitu mudah dan seenaknya," ujar dia.

Susi menegaskan, lobster yang biasa dikonsumsi dapat tembus ke pasar ekspor hanya dari 12 negara, Indonesia masuk ke dalam ke 12 negara itu.

Dia juga mengakui, melawan penangkapan dan bisnis baby lobster ibarat berhadapan sebuah tembok besar. Banyak keterlibatan oknum dalam bisnis yang menjanjikan banyak uang. Oknum tersebut ada yang dari petugas bandara, oknum dari KKP hingga oknum dari aparat Polisi.

"Karena keuntungan dalam menyelundupkan baby lobster ke Vietnam itu bisa mencapai ratusan juta dolar. Untuk satu rangsel berisi baby lobster,  bisa menghasilkan uang Rp1 miliar hingga Rp2 miliar.

"Waktu saya jadi Menteri, terungkap salah seorang pejabat eselon III di KKP memiliki uang Rp195 miliar hasil bisnis baby lobster," tutur Susi.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp40,5 Miliar Lebih

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

57 tahun lalu

Mobil Boks Terbakar di Pangandaran, 70 Persen Muatan Hangus Dilalap Api

57 tahun lalu

Robot Bawah Air Dikerahkan Cari Atlet Terjun Payung Hilang di Pangandaran

57 tahun lalu

Update Kecelakaan Terjun Payung di Pangandaran, 2 Atlet asal Bandung Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal