Pihaknya meminta ke warga yang rumahnya rusak dan terancam untuk mengungsi sementara ke rumah kerabatnya yang aman. Hal ini dikhawatirkan terjadi longsor susulan mengingat hujan selalu turun tiap hari dengan intensitas yang tinggi. Sebagai antisipasi, pihaknya membuat penahan sementara dari karung yang berisi tanah.
"Sebanyak 500 karung untuk diisi tanah sudah dikirimkan ke lokasi termasuk bantuan logistik bagi 18 jiwa yang mengungsi sementara," sebutnya.
Sementara salah seorang yang rumahnya tertimpa material tanah, Iis menyebutkan longsor mulai terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu sedang berada di dalam rumah beseta anaknya karena kondisi sedang hujan deras. Dia kaget karena sempat mendengar suara gemuruh, dan saat melihat keluar rumah banyak material tanah di depan rumahnya.
"Saya lagi di dalam rumah, kaget saat longsor terjadi, lalu bersama anak menyelamatkan diri lewat pintu samping ke rumah tetangga yang kondisinya aman," ujarnya.