Kebakaran di Pahandut Palangka Raya, 146 Jiwa Mengungsi Kehilangan Tempat Tinggal
PALANGKA RAYA, iNews.id – Sebanyak 146 jiwa dari 46 Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran di kawasan padat penduduk Jalan Murjani, Gang Sari Empat Lima, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kini harus mengungsi.
Mereka kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi ke rumah-rumah kerabat terdekat usai kebakaran hebat meluluhlantakkan permukiman mereka pada Minggu (12/7/2026) siang.
Amukan si jago merah yang diduga dipicu oleh korsleting listrik tersebut menghanguskan sedikitnya 34 bangunan utama.
Fasilitas yang terbakar meliputi rumah tinggal warga, satu bangunan madrasah, serta bangunan barak tiga pintu. Akibatnya, ratusan warga kini tidak lagi memiliki harta benda dan tempat bernaung.
Memasuki hari kedua di pengungsian, jerit kebutuhan para korban terutama anak-anak usia sekolah yang kehilangan seluruh alat tulis dan seragamnya mulai mendapat perhatian. Hingga Selasa (14/7/2026) siang, posko penanganan darurat terus dipadati oleh penyaluran bantuan kemanusiaan dari berbagai pihak.
Untuk meringankan beban para pengungsi, organisasi kemasyarakatan Laskar Pemuda Al-Faruq menyalurkan bantuan logistik yang difokuskan pada pemulihan fisik korban serta kebutuhan darurat anak-anak sekolah di pengungsian seperti, sembako, nasi bungkus siap santap, dan air mineral. Selain itu, pakaian dan tas sekolah bagi anak-anak.
Seluruh logistik tersebut diserahkan langsung melalui Panitia Penanganan Korban Kebakaran di posko utama yang didirikan di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum, Palangka Raya.
Perwakilan Laskar Pemuda Al-Faruq, Kurjunaidi mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil donasi kolektif serta gotong royong masyarakat yang bersimpati atas nestapa para pengungsi di Jalan Murjani.