Lima Tokoh Perempuan Kota Bandung Raih Penghargaan di Hari Ibu

Yogi Pasha
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan istrinya Atalia Kamil foto bersama tokoh penerima penghargaan All About Women II di Trans Luxury Hotel, Rabu, 20 Desember 2017. (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)

BANDUNG,  iNews.id - Lima tokoh perempuan Kota Bandung, Jawa Barat mendapat penghargaan dari sejumlah komunitas wanita di ajang All About Women II yang berlangsung di Trans Luxury Hotel, Rabu, 20 Desember 2017.

Salah satu tokoh perempuan yang mendapatkan penghargaan adalah Popong Otje Djundjunan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ceu Popong. Dia mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan padanya. Dia berharap, apa yang telah dilakoninya di bidang politik bisa menginspirasi perempuan di Kota Bandung.

"Setiap orang ada waktunya, setiap waktu ada orangnya. Sekarang waktunya bagi kami memberikan yang terbaik apa pun itu bentuknya," kata Ceu Popong.

Ketua Panitia All About Women II Keri Lestari Dandan mengatakan kegiatan yang sudah dua kali digelar tersebut, merupakan sebuah bentuk ekspresi para ibu di era zaman 'now'.

"Biasanya kan peringatan Hari Ibu dengan upacara atau karnaval. Nah, zaman 'now' ini kami lebih pada hal yang mengedukasi dan menginspirasi," ujar Keri.

Dia menyebutkan lima perempuan yang mendapatkan penghargaan ini, yaitu Ceu Popong (Popong Otje Djundjunan) sebagai peraih penghargaan Perempuan Utama, Dewi Arianti (Perempuan Peduli). Kemudian Vita (Perempuan Kreatif), Medina Zein (Perempuan Muda Berprestasi), dan Etty R Agoes (Perempuan Berjasa).

"Siapa pun bisa sukses dan tidak perlu sekolah tinggi, terpenting pola pikir. Seseorang yang mau maju itu bisa mengatasi diri sendiri sehingga berhasil," ucapnya.

Dalam acara tersebut, hadir pula Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang memberikan langsung penghargaan kepada lima perempuan terpilih. Emil, sapaan Ridwan, hadir bersama istrinya Atalia Praratya yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung.

Acara itu juga dihadiri 1.000an perempuan berusia muda hingga tua yang berasal dari sejumlah komunitas. Uniknya mereka datang tidak menggunakan pakaian formal tapi pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.




Editor : Muhammad Saiful Hadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penertiban Kabel Semrawut di Bandung, Lebih dari 4.000 Pengguna Internet Terdampak

57 tahun lalu

Pemkot Bandung Dukuh Penuh Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara

57 tahun lalu

Jelang Konvoi Persib, Ini Skenario yang Disiapkan Pemkot Bandung

57 tahun lalu

3 ASN Pemkot Bandung Kedapatan Langgar Aturan WFH, Keluyuran ke Luar Kota

57 tahun lalu

Tempat Hiburan Malam di Bandung Wajib Ditutup selama Ramadan 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal