Padahal, ujar dia, manajemen baru saja memanggil kembali karyawan yang sebelumnya dirumahkan untuk bekerja setelah sejumlah daerah di Jawa Barat melakukan relaksasi ekonomi.
Tingkat hunian hotel diperkenankan hingga 50 persen. "Kalau dulu saat week day bisa terima 50 persen dan weekend juga bagus. Tapi sekarang 30 persen agak sulit," ujarnya.
Menurut Herman, saat ini minat masyarakat untuk berlibur sebenarnya cukup besar. Karena mayarakat sudah mengalami kebosanan berada di rumah terus. Jadi kadang mereka paksakan keluar rumah.
"Momen akhir tahun yang semestinya bisa menarik banyak wisatawan dan membuat usaha hotel kembali menggeliat akan sulit terjadi jika kuota tami dibatasi maksimal 30 persen," tutur Herman.