Kronologi dan Klarifikasi Prof M terkait Laporan Miss Landscape ke KPAI

Agus Warsudi
Arif Budianto
Tim kuasa hukum Prof M memberikan klarifikasi dan menjelaskan kronologi hubungan kliennya dengan Sierra. (Foto: Istimewa)

Terhadap permintaan ini, ujarnya, Prof M menyatakan keberatan karena merasa anak tersebut bukanlah anaknya. Jika pun ada kesediaan memberikan  bantuan, itu hanya karena Prof M mengetahui bahwa ES tidak memiliki pekerjaan tetap.

Sambil menunggu ES lulus kuliah atas dasar pertimbangan kemanusiaan,   Prof M bersedia memberikan sejumlah bantuan untuk biaya hidup anak tersebut.  

"Namun belakangan, malah Razman meminta kenaikan angka yang harus diserahkan naik menjadi Rp2 miliar atau  permasalahan ini akan  dipublikasikan. Tindakan yang dilakukan oleh ES bersama kuasa hukumnya ini, jelas merupakan tindak pemerasan kepada Prof M," ucapnya.

Jaja menuturkan, berkaitan dengan pelaporan ES kepada KPAI yang mengklaim bahwa seolah-olah telah terjadi penelantaran atas anak yang dilahirkan ES, adalah merupakan bentuk keterangan palsu kepada lembaga negara. 

"Fakta yang sebenarnya adalah, hingga saat ini ES tidak pernah tidak bisa membuktikan bahwa anak yang dilahirkannya itu adalah anak Prof M. Justru ES pernah mengirimkan foto akta kelahiran anaknya tersebut kepada Prof M. Dalam akta  tersebut sama sekali  tidak  ada  sangkut  pautnya  dengan  Prof M sebagai orang tua dari anak yang dilahirkan oleh ES," tutur Jaja.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Guru Besarnya Dilaporkan Miss Landscape ke KPAI, Ini Kata Unpad

57 tahun lalu

KPAI Dalami Kasus Dugaan Penelantaran Anak oleh Guru Besar di Bandung

57 tahun lalu

Mahasiswi Unpad Nyaris Dirampok di Jatinangor, Kaki Dilindas Motor Pelaku

57 tahun lalu

Oknum Guru Besar Unpad Diduga Lecehkan Mahasiswa Asing, Ini Respons Rektor

57 tahun lalu

Sadis! Suami Diduga Selingkuh Bacok Istri di Mimika gegara Dituntut Denda Adat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal