Kronologi Anak di Tasikmalaya Dipaksa Perkosa Kucing, Korban Murung setelah Video Tersebar

Agus Warsudi
Anak, korban perundungan di Tasikmalaya depresi dan meninggal setelah video saat dipaksa memperkosa kucing tersebar di medsos. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Namun, akhirnya video tersebut menyebar dan menjadi viral. Lalu, dilakukan pengamatan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya untuk diproses. Akhirnya kepolisian bersama KPAID Kabupaten TAsikmalaya melakukan pendalaman.

"Akhirnya kami mendapatkan simpulan bahwa memang terjadi bullying (perundungan) di situ. Di mana didapatkan, ada kondisi di luar kendali korban," tutur Kabid Humas Polda Jabar.

Disinggung tentang keterlibatan orang dewasa dalam kasus ini, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan, penyidikan belum sampai ke arah itu. Begitu juga pelaku yang merekam video, mengunggah, dan memviralkannya.

"Jadi yang menginisiasi kejadian itu kemudian yang memvideokan kemudian yang meng-upload, masih kami mendalami, tapi yang tadi itu semuanya di antara mereka semua (teman-teman korban)," ucap Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Ditanya proses hukum berlanjut sementara telah ada perdamaian di antara orang tua korban dengan pelaku, Kabid Humas Polda Jabar menyatakan, kasus ini merupakan delik aduan. Tetapi sesuai undang-undang, KPAID bisa membuat laporan, mewakili keluarga. "Sehingga kami akomodasi laporan yang dibuat oleh KPAID untuk memproses hukum kasus ini," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Anak di Tasikmalaya Dipaksa Perkosa Kucing Naik ke Penyidikan, Terduga Pelaku 3 Orang

57 tahun lalu

Polisi Buru Pengunggah dan Penyebar Video Anak di Tasikmalaya Dipaksa Perkosa Kucing

57 tahun lalu

Pencuri Traktor yang Tepergok Warga di Manonjaya Tasikmalaya sempat Ditelanjangi

57 tahun lalu

Wagub Jabar Minta Kasus Anak di Tasikmalaya Dipaksa Perkosa Kucing Diselesaikan Damai

57 tahun lalu

Presiden Jokowi Berbelasungkawa Kasus Anak Meninggal Usai Di-bully di Tasikmalaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal