KPU Jabar Tanggapi Usulan Rapid Test Pemilih di Pilkada 2020, Ini Katanya

Agung Bakti Sarasa
Pelaksanaan rapid test. (Foto: iNews/Antara).

"Kalau masyarakat di-rapid test belum ada (program kebijakannya). Tapi, kalau penyelenggara memang harus menjalani rapid hingga swab test," ujarnya.

Endun menuturkan, KPU Jabar dan jajaran KPU di kota/kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada 2020, terus menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan, khususnya saat pemilih memberikan hak suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Dia berharap, masyarakat tidak khawatir untuk datang menggunakan hak pilihnya karena seluruh protokol kesehatan sudah disiapkan dengan maksimal.

"Target (partisipasi pemilih) 77,5 persen. Itu jumlah minimal yang ditetapkan, tapi tentu untuk merealisasikannya tidak mudah. Makanya sosialisasi mengenai protokol kesehatan terus kami lakukan agar masyarakat tidak merasa khawatir," tutur Endun.

Kesiapan logistik Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar di delapan kabupaten/kota di Jawa Barat sudah hampir selesai. Surat dan kotak suara sudah terdistribusi ke setiap kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada, termasuk 11 barang protokol kesehatan semacam sarung tangan dan alat pelindung diri (APD).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pangdam Siliwangi: Sanksi Tegas bagi Prajurit Tak Netral di Pilkada 2020

57 tahun lalu

Cegah Klaster Pilkada, Jabar Wacanakan Rapid Test untuk Pemilih

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 30 Mei 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

57 tahun lalu

Sapi Kurban Mengamuk Masuk Minimarket di Bogor, Kejar Warga hingga Rusak Kendaraan

57 tahun lalu

Sapi Kurban Mengamuk di Bandung, 2 Warga Terluka saat Panik Berlarian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal