KPK Periksa 7 Saksi terkait Dugaan Korupsi Dana Tanggap Darurat Covid-19 KBB

Antara
Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna mengenakan baju tahanan KPK. (Foto: iNews.id)

Dengan menggunakan bendera CV Jayakusuma Cipta Mandiri (JCM) dan CV Satria Jakatamilung (SJ), Andri mendapatkan paket pekerjaan dengan total senilai Rp36 miliar untuk pengadaan paket bahan pangan Bantuan Sosial Jaring Pengaman Sosial (Bansos JPS).

Sedangkan M Totoh dengan menggunakan PT JDG dan CV SSGCL mendapatkan paket pekerjaan dengan total senilai Rp15,8 miliar untuk pengadaan bahan pangan Bansos JPS dan Bantuan Sosial terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (Bansos PSBB).

Dari kegiatan pengadaan tersebut, Aa Umbara diduga telah menerima uang sejumlah sekitar Rp1 miliar yang sumbernya disisihkan oleh M Totoh dari nilai harga per paket sembako yang ditempelkan stiker bergambar Aa Umbara untuk dibagikan pada masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

Sementara M Totoh diduga telah menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2 miliar dan Andri juga diduga menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2,7 miliar.

Selain itu, Aa Umbara juga diduga menerima gratifikasi dari berbagai dinas di Pemkab Bandung Barat dan para pihak swasta yang mengerjakan berbagai proyek di Kabupaten Bandung Barat sejumlah sekitar Rp1 miliar dan fakta ini masih terus akan didalami oleh tim penyidik KPK.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kadinsos Pemkab Bandung Barat dan 27 Orang Dipanggil KPK Kasus Korupsi Aa Umbara

57 tahun lalu

Aa Umbara dan Anak Ditahan KPK, Rumah Bupati Bandung Barat Itu Mendadak Sepi

57 tahun lalu

KPK: Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Anaknya Ditahan Terpisah

57 tahun lalu

Sembuh dari Sakit, Aa Umbara Penuhi Panggilan KPK Bersama Anaknya Andri Wibawa

57 tahun lalu

Aa Umbara Jadi Tersangka, Pemkab Bandung Barat Tak Bisa Siapkan Bantuan Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal