Kopi Gununghalu KBB Jadi Incaran Tengkulak, Kerap Paksa Petani Jual Komoditas

Adi Haryanto
Produksi kopi Gununghalu KBB sudah diakui oleh pasar luar negeri, sehingga banyak tengkulak memburu komoditas itu. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Tingginya permintaan kopi produksi Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), membuat komoditas yang memiliki citarasa khas ini banyak diburu konsumen. Bukan hanya itu, para tengkulak dari luar daerah juga ikut memburunya sehingga membuat harga kopi melambung tinggi. 

Mereka biasanya datang pada musim panen tiba dan mengiming-imingi para petani agar mau menjual kopi masih dalam bentuk ceri ke pengepul, bukannya ke koperasi. Akibatnya harga menjadi tinggi, namun petani tidak bisa menjaga kelangsungan pertanian kopinya kedepannya.

"Dari sekitar 60 petani yang tergabung dalam koperasi Halu Farm, hanya 15 petani saja yang mengirimkan hasil panen ke koperasi. Sementara sisanya banyak yang menjual ke tengkulak," salah seorang petani kopi Gununghalu Rani (43) saat ditemui belum lama ini.

Menurutnya koperasi sudah menyiapkan skema ekonomi yang menguntungkan bagi para petani. Seperti terkait biaya bibit, pupuk, dan yang lainnya. Di satu sisi iming-iming tengkulak kopi ini justru akan merugikan petani pada jangka panjang, sebab petani akan kesulitan mendapat bibit dan pupuk.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Petani di Subang Ekspor 25 Ton Kopi ke Mesir lewat Skema Imbal Dagang

57 tahun lalu

Kapolresta Bandung Tegas Awasi Pupuk Bersubsidi: Petani Jangan Dirugikan!

57 tahun lalu

Kunjungi Mojokerto, Alam Ganjar Diskusi Bersama Petani Kopi dan Peternak

57 tahun lalu

Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud, Ini Harapan Petani Kopi Perempuan Kampung Palintang

57 tahun lalu

Petani Kopi di Malang Selatan Keluhkan Sulitnya Akses Pupuk Subsidi ke Partai Perindo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal