BANDUNG, iNews.id - Muhammad Nazriel Rustam Gunawan terdiagnosis menderita gangguan pendengaran. Sang ayah, Asep Gunawan, seorang driver ojek online di Kota Bandung baru menyadari kondisi itu saat putra sulungnya menginjak usia 2 tahun.
Diketahui, usia 2 tahun adalah masa anak-anak "bawel". Nazriel justru diam seribu bahasa. Tidak ada satu patah kata pun keluar dari bibir mungkil putranya itu. "Nah ituh, saat umurnya dua tahun. Selama dua tahun, kok belum ada bicara, belum ada ngomong," kata Asep Gunawan.
Khawatir mengganggu tumbuh kembang Nazriel, Asep Gunawan memboyong putranya itu ke rumah sakit. Nazriel menjalani tes brainstem evoked response audiometry (BERA). Setelah menjalani pemeriksaan berulang kali, Nazriel divonis gangguan pendengaran.
Tapi, sebagai ayah, Asep tak patah arang. Sambil bekerja sebagai driver ojek online, dia mencari tahu ke mana putranya harus diobati. "Ternyata periksa ke rumah sakit ada kekurangan di pendengarannya. Setelah tiga kali cek dianjurkan ke Kasoem Hearing Center Bandung," ujar Asep.
Akhirnya, Nazriel, putranya menjalani pemeriksaan pendengaran lanjutan sesuai standar di Kasoem Hearing Center. Di sana, dia melakukan konsultasi dan mencari alat bantu dengar (ABD) mana yang paling cocok untuk Nazriel.