Kisah Petugas PUPR, Diusir Istri gegara Badan Bau Mayat Korban Kecelakaan di Jalur Gentong Tasikmalaya 

Ravie Wardani
Saeful Mumin, petugas PUPR yang memiliki banyak pengalaman. (FOTO: RAVIE WARDANI)

TASIKMALAYA, iNews.id - Tugas kemanusiaan pria asal Cibahayu, Kadipaten, Tasikmalaya, Enjang Saeful Mumin (44) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tak selalu mulus. Ada kisah menarik di balik aksi-aksi heroiknya saat mengevakuasi korban kecelakaan di jalur Lingkar Gentong Tasikmalaya.

Lelaki yang akrab disapa Saeful ini mengaku sudah mengemban tugas sejak delapan tahun terakhir.

Banyak pengalaman yang didapat dari profesinya saat ini seperti memperbaiki jalan yang rusak, penanganan longsor, hingga mengevakuasi korban lakalantas di Jalur Gentong.

Semua itu ia lakukan murni karena alasan kemanusiaan. "Ya kami lebih mementingkan kepentingan umum untuk melayani masyarakat karena kan kami digaji oleh masyarakat. Ya kami mau nggak mau harus menjalani kewajiban ini. Membantu itu kan dapat pahala juga selain kerja," kata Saeful, Selasa (18/4/2023).

Saeful teringat pengalamanya diusir istri ketika pulang ke rumah seusai bertugas. Bukan tanpa sebab, istri Saeful kala itu tak kuat mencium aroma mayat yang melekat di tubuhnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keindahan Bentang Alam Lingkar Gentong Tasikmalaya Manjakan Pemudik

57 tahun lalu

Ada Tempat Main Anak dan Ngopi Gratis di Posko Mudik Gentong Tasikmalaya

57 tahun lalu

Mudik Lebaran 2023, Kapolres Tasikmalaya Kota: Lingkar Gentong Mulai Padat

57 tahun lalu

Nekat Oplos Gas Elpiji, Pemuda di Pagerageung Tasikmalaya Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Truk Tabrak Motor dan Mobil di Tasikmalaya, Korban Dilarikan ke Puskesmas Ciawi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal