Disinggung soal anggapan sebagian masyarakat yang menilai pemerintah inkonsisten karena sebelumnya mengizinkan mudik, Zulkifli mengakui bahwa memang pemerintah sempat inkonsisten.
Meski begitu, dia menilai, keputusan melarang mudik Lebaran 2021 sebagai kebijakan yang baik. "Itu satu sisi (inkonsisten), tapi menurut saya keputusan itu (melarang mudik) baik," tuturnya.
Dia pun berjanji membantu pemerintah menyosialisasikan kebijakan tersebut. Pasalnya, penanganan Covid-19 bukan hanya tanggung jawab pemerintah.
"Kita ikuti, bantu sosialisasi. Ini (penanggulangan pandemi Covid-19) bukan urusan pemerintah saja. Ini urusan kita semua. Kalau pemerintah sendiri, tidak akan mampu," ucap Zulkifli.
Diketahui, pemerintah memutuskan meniadakan mudik Lebaran 2021 bagi seluruh masyarakat Indonesia. "Tahun 2021, mudik ditiadakan berlaku untuk ASN, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat," kata Menko PMK Muhadjir Effendy dalam jumpa pers virtual, Jumat (26/3/2021).
Menurutnya, larangan mudik tersebut, salah satunya bertujuan untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 yang kini tengah digencarkan oleh pemerintah.