Keterlaluan, Warga Kertamukti Sukabumi Diduga Dimintai Rp500.000 untuk Rehab Rutilahu

Ilham Nugraha
Forkopimcam Warungkiara dan warga menggelar pertemuan mengenai pemotongan dana rutilahu. (FOTO: Ilham Nugraha)

SUKABUMI, iNews.id - Sebuah video berisi rekaman seorang warga diminta uang Rp500.000 untuk mendapatkan program rehab Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), viral di grup pesan WhatsApp. Aksi pungutan liar (pungli) itu terjadi di Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi

Dalam video tersebut, warga mengatakan, mereka diminta uang Rp500.000 oleh kepala dusun sebagai persyaratan pengajuan rehab rutilahu.

Tindakan ini sangat keterlaluan, warga sasaran rehab rutilahu nota bene dari kalangan tidak mampu, tetapi tetap jadi korban pungli. Padahal untuk makan sehari-hari saja mereka kesulitan.

"Kami diminta membayar sebesar Rp500.000 dengan alasan uang tersebut akan disetorkan ke Bandung. Mereka mengklaim ini (uang Rp500.000) diperlukan untuk proses pengajuan rehab rutilahu dari tingkat desa hingga provinsi," kata Rina Rianti (31), warga Kampung Cisepan, Kamis (12/10/2023).

Sementara itu, Kepala Desa Kertamukti Dede Kusnadi memberikan klarifikasi terkait masalah ini. Dede Kusnadi mengatakan, uang Rp500.000 yang diminta bukan untuk mendapatkan program rehab rutilahu 2023. Namun biaya oprasional lain. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lansia Tewas di Sungai Cimandiri Sukabumi, Jasad Ditemukan Mengambang

57 tahun lalu

Wamenkumham Minta Lapangan Tenis Lapas Warungkiara Sukabumi Terbuka untuk Masyarakat

57 tahun lalu

Kasus Perempuan asal Sukabumi Dibunuh Pacar di Surabaya, Tuti: Polisi Bilang Dini Sakit Jantung

57 tahun lalu

Kecelakaan di Sukabumi Hari Ini, Truk Terjun di Puncak Dini, Sopir Tewas

57 tahun lalu

Staf Senior Diduga Jadi Dalang Penggelapan Senyawa Kimia NaOH di PT AIO Sukabumi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal