Kemenag Indramayu Nilai Kurikulum Al Zaytun Normal, MUI Sebut Jauh dari Ajaran Islam

Toiskandar
Suasana di depan Ponpes Al Zaytun pascaunjuk rasa. (FOTO: TOISKANDAR)

INDRAMAYU, iNews.id - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesi (MUI) Indramayu berbeda pandangan terkait Pondok Pesantren (Ponpes) Indramayu. Kantor Kemenag Indramayu menilai kurikulum pengajaran di ponpes itu normal.

Sedangkan MUI Indramayu menyebut, ajaran yang dipraktikkan dan penyataan pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang alias Abu Toto, menyimpang dari ajaran Islam.

Saat ini, pemerintah, melalui Kantor Kemenag Indramayu masih melakukan investigasi terhadap Ponpes Al Zaytun yang terus menuai polemik dan kontroversi itu. Terakhir, Ponpes Al Zaytun di  Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar didemo ribuan orang dari Forum Indramayu Menggugat.

Kasubbag Tata Usaha (TU) Kemenag Indramayu Aan Fathul Anwar mengatakan, persoalan di Ponpes Al Zaytun ditanggapi serius oleh Kantor Kemenag Indramayu dengan beberapa kali mendatangi ponpes yang dipimpin Panji Gumilang tersebut guna mengetahui secara pasti pembelajaran di dalam pesantren yang terdapat madrasah ibtidaiyah, tsanawiyah, aliyah, hingga perguruan tinggi itu.

"Walaupun viral dengan berbagai macam kontroversinya, namun pembelajaran dan kurikulum dianggap masih sesuai dengan kurikulum Kemenag," kata Kasubag TU Kemenag Indramayu, Jumat (2716/6/2023).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ketua LBM PWNU Jabar Sebut Haram Pondokan Anak ke Al Zaytun Indramayu

57 tahun lalu

LBM PWNU Jabar Nyatakan Ponpes Al Zaytun Terindikasi Menyimpang dari Ajaran Islam

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Tunggu Rekomendasi Kemenag dan MUI untuk Tindak Al Zaytun

57 tahun lalu

Ini 5 Tuntutan Pengunjuk Rasa di Al Zaytun, Poin Pertama: Usut Tuntas Ajaran Sesat

57 tahun lalu

Diinisiasi MUI Jabar, Tim Khusus Dibentuk Telusuri Dugaan Sesat Ponpes Al-Zaytun 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal