“Kami sekarang sedang bercocok tanam menanam cabai bersama teman-teman disabilitas lainnya,” kata Ketua Kelompok Tani Tumbuh Mandiri Permana Dwi Cahya (31) saat ditemui belum lama ini.
Permana Dwi Cahya meceritakan, pertama kali para penyandang disabilitas ini terjun ke dunia pertanian setelah ada seorang profesor yang sangat peduli dan memperhatikan keterbatasan yang dimiliki kaum difabel.
Mereka memberi motivasi dan dorongan kuat, meski memiliki keterbatasan tapi disabilitas juga bisa sukses di bidang pertanian.
Hingga saat ini sudah ada 26 penyandang disabilitas yang telah bergabung dalam Kelompok Tani Tumbuh Mandiri.
"Yang cukup membanggakan semua anggota belajar pertanian secara autodidak dan dengan hanya modal usaha tani seadanya dari hasil swadaya semua anggota," ujar Permana Dwi Cahya.