Kasus Flu Burung di Cimahi Bertambah, Total 54 Ekor Mati

Adi Haryanto
Ilustrasi kasus penularan flu burung di Amerika. (Foto: Reuters)

CIMAHI, iNews.id - Virus Avian Influenza (AI) atau flu burung yang menyerang unggas milik warga di Kota Cimahi terus menyebabkan kematian. Sebelumnya kematian unggas hanya 49 ekor, sekarang kembali bertambah menjadi 54 ekor.

Penambahan kematian unggas itu masih di lokasi yang sama, yakni di wilayah Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Kematian unggas itu terjadi dalam kurun waktu selama sepekan sejak dari tanggal 16-21 Februari 2023 lalu

"Sebelumnya unggas yang mati hanya 49 ekor, tapi ada penambahan lima ekor lagi yang mati, yakni milik Eti tiga ekor dan Sidin dua ekor," kata Dokter Hewan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, Muhammad Faiz Labib, Jumat (10/3/2023).

Dia menjelaskan, unggas yang mati tidak sekaligus tapi bertahap seperti menyerang ayam, entok, dan kalkun. Sementara itu masih ada sisa unggas yang sebelumnya masih hidup sudah dinyatakan positif flu burung dan tetap dibiarkan dalam satu area.

"Kalau dibiarkan dalam satu kandang, satu demi satu akan mati dengan sendirinya, terutama jika di kandang itu sudah ada yang positif flu burung," ujarnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah Kasus Flu Burung Meluas di Cimahi, 130 Unggas Divaksin Massal

57 tahun lalu

Flu Burung Mengancam, Pengawasan Unggas Luar Daerah Masuk Cimahi Diperketat

57 tahun lalu

Heboh Kabar 200 Bebek Peking Positif Flu Burung di Hulu Sungai Utara, Ini Faktanya

57 tahun lalu

Cegah Flu Burung, DIY Perketat Lalu Lintas Unggas

57 tahun lalu

Indonesia Rawan Penularan Flu Burung Varian Baru, Daerah Diminta Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal