Kejati Jabar Masih Usut Kasus Korupsi Dana BOS Madrasah, Bidik Tersangka Baru? 

Agus Warsudi
Kejati Jabar masih mengusut kasus korupsi dana BOS Madrasah di Kanwil Kemenag Jabar. (Foto: Ilustrasi/Ist)

BANDUNG, iNews.id - Penyidik pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Tinggi masih mengusut kasus korupsidana BOS madrasah di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kanwil Jawa Barat. Tak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus korupsi yang merugikan negara sekitar Rp8 miliar ini.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jabar Dodi Gazali Emil mengatakan, selain masih melakukan pemberkasan, penyidik pidsus Kejati Jabar juga memeriksa sejumlah saksi.

"Sejauh ini sudah ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka berinisial AK. Tak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam perkara ini. Belum ada tersangka baru. Itu (kasus) akan dikembangkan lagi," kata Kasipenkum Kejati Jabar kepada wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (27/1/2022). 

Dodi menyatakan, saat ini penyidik masih intensif memeriksa saksi-saksi dan menghitung kerugian negara. Perhitungan sementara kerugian negara akibat korupsi itu sekitar Rp8 miliar. 

Diberitakan sebelumnya, AK, aparatur sipil negara (ASN) di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jabar ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) madrasah tahun anggaran 2017 sampai 2018. Total kerugian negara akibat tindak pidana korupsi (tipikor) pelaku AK sekitar Rp8 miliar. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejaksaan P19 Berkas Kasus Gadis Dijual via MiChat, Kejati Jabar: Perlu Perbaikan

57 tahun lalu

Kejati Jabar: Herry Wirawan Mengaku Menyesal, Minta Tidak Dihukum Mati

57 tahun lalu

Tim Kejati Jabar dan Kejagung Tangkap Buronan Kasus Penganiayaan di Bandung

57 tahun lalu

Komnas HAM Tolak Hukuman Mati Herry Wirawan, Begini Respons Kejati Jabar

57 tahun lalu

ASN Kemenag Jabar Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana BOS Madrasah Rp8 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal