JAKARTA, iNews.id – Api yang membakar kawasan Gunung Ceremai belum juga dapat dipadamkan. Menanggulangi kasus kebakaran tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan dua helikopter jenis Bell untuk melakukan pengemboman air atau water bombing.
Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan, satu heli telah mendarat di Bandar Udara Cirebon pada Kamis (8/8/2010. Sementara satu lainnya direncanakan tiba di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat (9/8/2019).
Menurutnya, pemadaman dengan pengeboman air baru akan dilakukan hari ini mengingat kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk dilakukan pada malam hari. Heli jenis tersebut mampu mengangkut air dalam ember sebanyak 1.000 liter. Satuan lainnya juga telah mempersiapkan kedatangan heli untuk mendukung pemadaman melalui darat yang mengerahkan 219 personel gabungan.
“Survei dan kooordinasi rencana skenario pemadaman telah disusun untuk operasi pada hari ini. Satuan darat menyiapkan dua landasan yaitu di Palutungan dan lapangan bola Cigugur. Sementara itu, sumber air untuk water bombing diarahkan pada Waduk Darma,” ujar Agus di Jakarta, Jumat (9/8/2019).
Informasi sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan per Kamis (8/8/2019) pukul 17.00, api masih menyala dan menyebar ke arah timur di atas Blok Sanghiyang Ropoh pada ketingginan 2.667 mdpl. Kobaran api juga sudah melintasi jalur pendakian Patulungan.