Kasus TPPO 2 Warga Sukabumi di Laos Dapat Perhatian Mabes Polri

Dharmawan Hadi
Tindak pidana perdagangan orang masih terjadi. (Foto: Ilustrasi/Ist)


Sementara itu, Camat Cisaat Yudi Mulyadi mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti soal salah satu warganya yang menjadi korban human trafficking di luar negeri. Sebab, dia mengaku bahwa Pemerintah Kecamatan Cisaat baru mendapatkan informasi tersebut kemarin pada Rabu (17/8/2022). 

"Kita sudah koordunasi dengna pemerintah desa dan saat ini mereka sedang melakukan pengecekan ke rumah keluarganya. Ini perlu kita lakukan untuk memastikan kebenaranya. Untuk modusnya sendiri saya tidak tahu bagaimana awal-awalnya," ujar Yudi. 

Namun karena itu tertipu, Yudi sangat menyesalkan dan semoga kejadian ini bisa mengambil hikmahnya agar masyarakat kita jika hendak berniat bekerja ke luar negeri. Bisa berkoordinasi dengan pemerintah dulu ke mana lokasi tujuan, bagaimana pekerjaan dan seperti apa prosedurnya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Disnaker Akan Pulangkan Korban Perdagangan Orang asal Sukabumi dari Laos

57 tahun lalu

Ganjar Pranowo Respons Curhatan Eks Buruh Migran asal Cianjur, Ini Tanggapannya

57 tahun lalu

Eks Buruh Migran Cianjur Curhat ke Ganjar, Ceritakan Pahit Getir Bekerja di Luar Negeri

57 tahun lalu

BP3MI Kalbar Terima Belasan PMI Ilegal dari KJRI Serawak, Segera Dipulangkan ke Daerah Asal

57 tahun lalu

Khofifah Imbau Muslimat NU Berhati-hati dan Tak Mudah Terprovokasi Konten Politis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal