Kasus TPPO 2 Warga Sukabumi di Laos Dapat Perhatian Mabes Polri

Dharmawan Hadi
Tindak pidana perdagangan orang masih terjadi. (Foto: Ilustrasi/Ist)

SUKABUMI, iNews.id - Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dialami dua warga Sukabumi mendapat perhatian Mabes Polri. Hal tersebut hasil koordinasi Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jawa Barat dan International Organization for Migration (IOM). 

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jawa Barat, Jejen Nurjanah mengakui bahwa SBMI Jawa Barat belum menerima laporan secara resmi terkait 2 warga Sukabumi yang menjadi korban TPPO ke Negara Laos. 

"Namun, berdasarkan rapat koordinasi SBMI Jawa Barat bersama International Organization for Migration (IOM) di Bogor kemarin, kasus TPPO asal warga Citamiang dan Cisaat ke Negara Laos itu, kini sudah ditangani oleh Mabes Polri," ujar Jejen Nurjanah kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (19/8/2022). 

Dalam rapat tersebut, lanjut Jejen, 2 warga yang menjadi korban TPPO ke Negara Laos ini. Selain ditangani oleh Mabes Polri tetapi juga didampingi langsung oleh Migran Care. Dan karena kasusnya sama, maka kedua warga Sukabumi tersebut ditangani langsung secara bersamaan. 

Ketika disinggung mengenai kronologis alasan kenapa mereka bisa menjadi korban TPPO ke Negara Laos. Dirinya, menjawab tidak mengetahui secara rinci dan jelas. Sebab, hingga saat ini SBMI Jawa Barat belum menerima laporan kasus tersebut secara resmi. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Disnaker Akan Pulangkan Korban Perdagangan Orang asal Sukabumi dari Laos

57 tahun lalu

Ganjar Pranowo Respons Curhatan Eks Buruh Migran asal Cianjur, Ini Tanggapannya

57 tahun lalu

Eks Buruh Migran Cianjur Curhat ke Ganjar, Ceritakan Pahit Getir Bekerja di Luar Negeri

57 tahun lalu

BP3MI Kalbar Terima Belasan PMI Ilegal dari KJRI Serawak, Segera Dipulangkan ke Daerah Asal

57 tahun lalu

Khofifah Imbau Muslimat NU Berhati-hati dan Tak Mudah Terprovokasi Konten Politis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal