MAJALENGKA, iNews.id- Kasus prostitusi di lingkungan keluarga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, sudah sangat memprihatinkan. Hal itu terlihat dari ekspose kasus yang digelar Polres Majalengka dalam dua kali terakhir.
Sebelum terungkap praktik prostitusi yang melibatkan istri dan adik kandung, polisi juga pernah membongkar kasus sama, yakni ibu menjajakan anak kandungnya sendiri. Belum lagi kasus persetubuhan yang melibatkan keluarga sebagai pelaku.
Menyikapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Siswo DC Tarigan, mengatakan, perlu keterlibatan semua kalangan untuk menangani kasus itu. Selain polisi sebagai penindak, butuh juga peran serta pihak lain untuk mencegah praktik serupa.
"Sebenarnya butuh peran serta dari semua kalangan. Apalagi motif mereka adalah faktor ekonomi, ini bisa jadi perhatian pemerintah setempat," kata dia.
Terpisah, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPA Indonesia) Majalengka, Aris Prayuda, menilai, kasus prostitusi semacam itu memiliki peluang tumbuh subur. Kalaupun ada yang ditangkap, tidak lantas membuat pelaku lainnya akan jera.