Kasus Konvoi Khilafah, MUI Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Khilafatul Muslimin

Agus Warsudi
Sejumlah pengendara motor konvoi sambil membentangkan bendera khilafah di Brebes viral di medsos. (tangkapan layar video amatir)

"Isi selembarannya sih tidak ada kalimat-kalimat eksplisit mau mendirikan negara atau menggantikan NKRI. Tidak ada. Malah justru non-muslim pun diperkenankan (bergabung dengan Khilafatul Muslimin)," tutur Sekretaris MUI Jabar.

Walaupun tidak terlalu mengkhawatirkan, kata Rafani Achyar, yang harus digali adalah tujuan di balik penyebaran selebaran tersebut karena dilakukan serentak di wilayah Jawa Barat. Saat ini, Polres Cimahi dan MUI Kota Cimahi, masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang menyebarkan selembaran dari kelompok Khalifatul Muslimin

"Itu yang sedang diteliti oleh kami dan pihak kepolisian. Pelaku penyebar selembaran juga di Cimahi sudah ada yang diperiksa, MUI Kota Cimahi juga hadir dengan Polres Cimahi," ucap Rafani Achyar. 

Diberitakan sebelumnya, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid mengatakan, kelompok Khilafatul Muslimin sama bahayanya dengan HTI, NII dan ISIS. Sebab, Khilafatul Muslimin juga mengampanyekan tegaknya sistem khilafah di Indonesia. 

"Bedanya, HTI merupakan gerakan trans-nasional dan sedang memperjuangkan sistem khilafah di berbagai negara. Sementara Khilafatul Muslimin mengklaim sudah mendirikan khilafah dengan khalifah terpilih,” kata Nurwakhid, Selasa (31/5/2022).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh Konvoi Khilafah, Ini Kata MUI Jabar soal Gerakan Khilafatul Muslimin 

57 tahun lalu

Kasus Konvoi Khilafah, BNPT Sebut Khilafatul Muslimin Bahayanya Sama dengan HTI, NII dan ISIS

57 tahun lalu

BNPT Sebut Orang Terpapar Radikal karena Kurang Piknik

57 tahun lalu

Polisi Buru Rombongan Pemotor Konvoi Bawa Atribut Khilafah di Cawang

57 tahun lalu

Konvoi Khilafah juga Terjadi di Karawang dan Cimahi, Polda Jabar Usut Organisasi Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal