Kasus Bayi Meninggal usai Dibuat Konten Baby Newborn Tanpa Izin di Tasikmalaya, Keluarga Tuntut Keadilan

Asep Juhariyono
Bayi yang meninggal (frame kiri) dan surat pengaduan keluarga korban ke Dinkes Kota Tasikmalaya. (FOTO: istimewa/tangkapan layar medsos)

TASIKMALAYA, iNews.id - Kasus bayi baru lahir dengan berat badan (BB) 1,5 kilogram (kg) di Kota Tasikmalaya, mengundang keprihatinan masyarakat. Keluarga korban menuntut keadilan atas kejadian ini.

Erlangga Surya Pamungkas, ayah bayi, mengirimkan surat pengaduan ke Dinas Kesehatan (Dinkes)) Kota Tasikmalaya. Dalam surat itu, Erlangga menguraikan secara detai kronologi kejadian dan menuntut keadilan.

"Karena pelayanan yang buruk, kelalaian bidan, dan diduga malapraktik maka dari itu saya ingin meminta keadilan dan pertanggung jawaban kepada pihak Klinik. Saya dan keluarga berharap Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya sebagai lead yang berhubungan dengan kinerja bidan-bidan di Tasikmalaya, SOP pelayanan medis itu seperti apa, perawatan intensif kepada ibu dan bayi baru lahir itu harus bagaimana, bisa memberikan pelayanan yang terbaik dengan menindaklanjuti secara tegas kepada Klinik ALIFA Bantarsari Kota Tasikmalaya agar tidak ada lagi korban berikutnya seperti anak saya, terimakasih," kata Erlangga dalam surat pengaduan yang ditandatangani di atas materai tersebut.

Diketahui, kasus ini viral di media sosial (medsos) setelah peristiwa meninggalnya bayi baru lahir denga berat 1,5 kg itu diunggah ke media sosial (mesos) oleh akun @nadiaanastayasilvera di Instagram dan diunggah ulang oleh akun @folkshit di X pada Senin (20/11/2023).

Unggahan berisi foto dan narasi itu berkisah tentang seorang bayi baru lahir dengan berat 1,5 kg meninggal dunia setelah diduga dijadikan konten foto baby newborn tanpa izin oleh bidan klinik.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bayi di Tasikmalaya Meninggal usai Dibuat Konten Foto Baby Newborn Tanpa Izin, Cek Faktanya

57 tahun lalu

Viral Bayi Baru Lahir di Tasikmalaya Meninggal Diduga gegara Pelayanan Kinik Buruk

57 tahun lalu

Polisi Gerebek Salon Kecantikan di Tasikmalaya, Hasilnya Dapat Miras Ilegal

57 tahun lalu

Petebu Ganjar Bentuk Asosiasi Pegas, Dorong Perajin Gula Merah di Tasikmalaya Sejahtera

57 tahun lalu

Ratusan Ulama dan Kiai di Tasikmalaya Deklarasi Dukung Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal