Kasus Anak Tewas Dianiaya Ayah di Cimahi, Warga: Korban Sering Dikurung dan Disiksa

Adi Haryanto
Rahmat Hidayat (38), tetangga dekat kontrakan pelaku penganiayaan terhadap anaknya hingga tewas di Jalan Pesantren, Cimahi. (Foto/MPI/Adi Haryanto)

Rahmat yang kediamannya tepat di bawah rumah kontrakan pelaku yang berada di lantai dua menuturkan, pasangan suami istri itu sudah menetap sekitar enam bulan.

Sehari-harinya mereka bekerja sebagai pengamen. Sebab, kalau pergi pagi hari, pelaku dan istrinya membawa peralatan mengamen.

Sementara kedua anaknya, meskipun masih kecil, mereka tidak bersekolah. Sehari-hari mereka biasanya dikurung di dalam rumah kontrakan dan jarang bermain di luar rumah. 

Belakangan mereka sering keluar rumah untuk sekadar main dengan anak lain atau jajan ke warung.

"Anaknya suka main kali-kali sama anak saya kalau ke luar rumah. Di tangannya suka terlihat ada luka lebam dan memar. Tapi si anak kaya yang gak mau jujur atau ngomong. Mungkin karena takut," tuturnya. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jelang Pemilu 2024, Kejari Cimahi Waspadai Hoaks yang Berujung Masalah Hukum

57 tahun lalu

Kontrakan Ayah Aniaya Anak di Cimahi Punya Kisah Kelam, Ini Ceritanya

57 tahun lalu

Gegara Ambil Rp450.000 Tanpa Izin, Ayah Tega Aniaya Anak hingga Tewas di Cimahi

57 tahun lalu

Ayah Penganiaya Anak hingga Tewas di Cimahi Jadi Tersangka, Ini Motifnya

57 tahun lalu

Ketua RT Sebut Penganiaya Bocah hingga Tewas di Cimahi Tak Terdata Sebagai Warga 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal