Kang Emil membeberkan, tingkat keterisian RS rujukan Covid-19 di kedua daerah tersebut sudah penuh. Bahkan, kapasitas pusat-pusat isolasi pun sudah melampaui kapasitas yang tersedia hingga 110 persen.
"Keterisian ruang isolasi juga sudah darurat, di Karawang keterisiannya 110 persen. Jadi, ini mungkin rekor terburuk yang pernah ada, sehingga harus kita lakukan upaya-upaya luar biasa," ujarnya.
Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, selain Kabupaten Karawang dan Kota Depok, terdapat beberapa daerah lain yang masuk dalam zona merah Covid-19 berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan selama sepekan terakhir, yakni Kabupaten Cirebon, Kota Bekasi, Kota Tasikmalaya.
Di sisi lain, Kang Emil juga mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pascalibur panjang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, meski tidak signifikan.
Dia juga menyebutkan, berdasarkan hasil evaluasi sepekan terakhir, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Jabar saat ini berada di angka 85 persen dan tingkat kematian 1,3 persen atau lebih rendah dibandingkan angka rata-rata nasional di angka 3 persen.
"Kami berkesimpulan libur panjang ini memang masih berdampak, tapi tidak setinggi libur-libur panjang sebelumnya. Yang kita waspadai adalah kapasitas perawatan yang terus kita upayakan,”ucapnya.