Kapolsek dan 11 Anggota Diduga Nyabu, Kapolda: Sanksinya Dipecat atau Dipidana

Agus Warsudi
Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri memberikan keterangan terkait kasus eks Kapolsek Astanaanyar dan 11 anggotanya diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. (Foto: iNews.id/Agus Warsudi)

Kapolda Jabar mengaku sangat menyesalkan keterlibatan anggota Polri yang bertugas di Polsek Astanaanyar dalam penyalahgunaan narkoba. Terlebih lagi, kasus itu menyeret eks Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi.

Terungkapnya kasus ini, tutur mantan Kapolda DI Yogyakarta ini, bermula dari ada satu anggota yang diindikasi menyalahgunakan narkoba. Kemudian Bid Propam Polda Jabar melakukan penelusuran.

Dari hasil penelusuran itu, personel Bid Propam Polda Jabar menangkap belasan anggota Polsek Astanaanyar yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. Bahkan kapolsek pun diduga terlibat.

"Kami cukup prihatin ya. Karena memang (benar) ada beberapa keterlibatan anggota yang lain. Salah satunya yang sangat kami sesalkan adalah satu kapolsek, yaitu Kapolsek Astanaanyar yang ada di (jajaran) Polrestabes Bandung," tutur Kapolda.

Kepada Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, kata Irjen Pol Ahmad Dofiri, sudah dilakukan pencopotan dari jabatannya sebagai kapolsek. Saat ini Kompol Dewi dimutasi ke Pamen Yanma Polda Jabar. Selanjutnya bersama anggota lain yang terlibat, dilakukan pendalaman dan pemeriksaan. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 Fakta Kompol Dewi, Kapolsek Cantik di Bandung yang Ditangkap Diduga Kasus Narkoba

57 tahun lalu

Kapolsek Astanaanyar Diganti, Kompol Dewi Dimutasi ke Yanma Polda Jabar

57 tahun lalu

Kapolsek Astanaanyar-Anggota Diduga Nyabu, Kriminolog: Rusak Kepercayaan Masyarakat

57 tahun lalu

Ini Profil Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi

57 tahun lalu

Diduga Pakai Sabu, Kapolsek Astanaanyar dan 11 Anggota Ditangkap Propam Polda Jabar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal