Kapolda Jabar Tegaskan Tes Swab Ulang Habib Rizieq Perintah Undang-Undang Kesehatan

Agung Bakti Sarasa
Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri. (Foto: Agus Bakti Sarasa)

BANDUNG, iNews.id - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri menyatakan tes swab terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab merupakan perintah undang-undang. Hal itu mengacu kepada Pasal 56 ayat 1 Undang-Undang Nomor 36 tentang Kesehatan.

Pernyataan itu disampaikan Dofiri menyikapi tes swab yang dilakukan Habib Rizieq secara diam-diam dan penolakan tes swab ulang oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor yang akhirnya berujung polemik.

Irjen Pol Ahmad Dofiri mengataakan, hak privasi yang menjadi alasan penolakan swab tes ulang Habib Rizieq diatur oleh undang-undang. Setiap orang berhak menerima atau menolak sebagian atau seluruhnya tindakan pertolongan dan seterusnya.

"Tapi kita lihat di ayat duanya, hak menerima dan menolak tadi tidak berlaku pada apa? Lihat huruf a-nya pada penderita penyakit yang penyakitnya dapat secara cepat menular luas ke masyarakat," kata Kapolda Jabar di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (30/11/2020).

"Jadi jelas. Kalau saya tanya kepada wartawan, Covid-19 itu penyakit menyebar secara meluas atau bukan? Iya. Jadi, silakan pertimbangkan secara logika dan pertimbangkan sendiri," ujar Irjen Pol Dofiri menegaskan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
6 tahun lalu

Kapolda Jabar: Kabar Habib Rizieq Kabur dari RS Ummi Bukan Poin Penting

6 tahun lalu

Soal Hasil Tes Covid-19 Habib Rizieq, Mahfud MD Sebut Bisa Dibuka dengan Alasan Tertentu

6 tahun lalu

RS UMMI Bogor Ungkap Alasan Habib Rizieq Pulang lewat Gerbang Belakang

6 tahun lalu

RS UMMI Bogor Minta Maaf terkait Habib Rizieq, Bima Arya Cabut Laporan

6 tahun lalu

Habib Rizieq Tolak Hasil Tes Covid-19 Dibuka, Ini Kata Mahfud MD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal