Jutaan TKI Ilegal di Luar Negeri, Ratusan Pulang Dalam Peti Mati

Agus Warsudi
Lilis (43), TKI asal Desa Siliasih, Kebupaten Cirebon, pulang dalam peti meti. Korban diduga kuat TKI ilegal yang berangkat bekerja ke Arab Saudi tanpa prosedur resmi. (Foto: Antara)

Karena itu, ujar Benny, negara harus hadir memberikan perlindungan kepada para TKI yang kerap mengalami masalah di luar negeri. Seperti pemutusan kerja sepihak, mengalami kekerasan fisik dan psikis, diperkosa, bahkan meninggal dunia di negara penempatan.

"Tak sedikit yang pulang di dalam peti mati. Mereka mengalami cacat fisik, kehilangan ingatan, dan depresi. Rata-rata yang mengalami nasib tragis seperti itu adalah pekerja migran yang diberangkatkan secara tidak resmi atau ilegal," ujar Benny.

Dia menuturkan, selama 1 Januari 2020 hingga 15 Maret 2021, pemerintah sudah memulangkan sekitar 177.000 TKI dalam kondisi sehat ke Tanah Air. Kemudian, 780 jenazah TKI pulang dalam peti mati atau dalam keadaan meninggal dunia. 

"Sebagian besar jenazah yang dipulangkan merupakan pekerja migram ilegal yang mengalami kekerasan fisik di negara penempatannya," tutur Kepala BP2MI.

TKI ilegal yang bisa pulang ke Indonesia dalam kondisi sehat sepatutnya bersyukur. "Sebab, marak PMI migran yang mengalami kekerasan fisik hingga cacat bahkan hilang ingatan, bahkan meninggal dunia," ucap Benny.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2021, Enam TKI Ilegal asal Cianjur Pulang Dalam Peti Mati

57 tahun lalu

Video BP2MI Jabar Gerebek 2 Penampungan Migran Ilegal Berkedok Lembaga Kursus

57 tahun lalu

BP2MI Jabar Gerebek 2 Tempat Penampungan Pekerja Migran Ilegal di Bandung dan Bekasi

57 tahun lalu

BP2MI Ajak Pemuda Sumsel Manfaatkan Program Kerja ke Jepang

57 tahun lalu

BP2MI Bandung Gagalkan 7 Pekerja Migran asal Lombok Berangkat Ilegal ke Dubai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal