Sandi Saputra menuturkan, FOBB menyerahkan kepada masing-masing pelajar dalam menjatuhkan pilihan pada pemilu mendatang. FOBB membebaskan pelajar menentukan pilihan politik apa pun, selama itu untuk kebaikan KBB. Terlebih ini adalah pemilu pertama bagi mereka sehingga harus berjalan sesuai dengan norma aturan.
"Secara organisasi, FOBB tidak mengarahkan pelajar untuk mendukung partai mana pun. Sebab sebagai organisasi pelajar, FOBB tidak boleh berpolitik praktis, walaupun mereka harus paham soal pendidikan dasar politik. Pada skala kecil pemilihan Ketua FOBB juga adalah berpolitik, tinggal bagaimana implementasi politik di dunia nyata," tuturnya.
Sandi Saputra Subrata mengatakan, beberapa parpol sudah berdiskusi dengan FOBB terkait program untuk pelajar. Namun FOBB tidak akan terjun di politik praktis. Itu demi kebaikan bersama dan kemajuan pelajar di KBB dalam memberikan kebebasan berpolitik.
"Ini adalah organisasi pelajar yang lingkupnya KBB yang hampir ada di setiap kecamatan, di setiap sekolah. Tapi pada porsi organisasi, kami menjunjung tinggi netralitas pelajar dan tidak berpolitik praktis," ucap Sandi Saputra Subrata.