Jelang Ajaran Baru, Pemkab Karawang Larang Sekolah Pungut Biaya dan Paksa Orang Tua Beli Buku

Nilakusuma
Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh saat membuka seminar Batasan Pungutan Liar yang digelar Masyarakat Anti Pungutan Liar (MAPI), Kamis (28/5/2021). (Foto: iNews.id/Nilakusuma)

KARAWANG, iNews.id - Menjelang tahun ajaran baru, sekolah di Karawang dilarang melakukan berbagai pungutan atau memaksa orang tua siswa membeli buku seperti LKS (lembar kerja siswa). Pemkab Karawang akan menindak tegas sekolah yang terbukti melakukan pungutan dengan alasan apapun. 

Apalagi dalam situasi Covid-19 saat ini, orang tua siswa tidak boleh dibebani dengan biaya sekolah yang tinggi.

"Kami minta pihak sekolah tidak asal memungut biaya kepada orang tua siswa seperti pembelian buku LKS misalnya. Itu masuk dalam kategori pungli dan tidak boleh dilakukan oleh sekolah. Kasihan masyarakat jika untuk menyekolahkan anak menjadi beban berat buat mereka. Makanya pihak sekolah tidak boleh melakukan pengutan," kata Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh saat membuka seminar 'Batasan Pungutan Liar' yang digelar Masyarakat Anti Pungutan Liar (MAPI), Kamis (28/5/2021).

Menurut Aep, setiap kali masuk tahun ajaran baru selalu saja pihak orang tua mengeluhkan adanya pungutan dari sekolah. Dalam beberapa kasus Pemkab Karawang masih memberikan toleransi seperti pengadaan pakaian seragam olahraga misalnya. Namun untuk hal lain seperti pembelian buku LKS sebaiknya ditiadakan. 

"Kami ingin sekolah bisa melaksanakan keinginan kita. Tadinya semua kepala sekolah mau kita kumpulkan, tapi karena masih Covid-19 ya perwakilannya saja," kata Aep.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Saber Pungli Minta Masyarakat Laporkan Praktik Pungutan Liar di Sektor Pelayaran

57 tahun lalu

May Day, Belasan Ribu Buruh Karawang Berangkat ke Jakarta

57 tahun lalu

Kadis ESDM Jatim Ditahan Kasus Pungli Izin Tambang, Ini Reaksi Khofifah

57 tahun lalu

Penampakan Uang Rp2,3 Miliar Hasil Pungli Izin Tambang, Kadis ESDM Jatim Ditahan

57 tahun lalu

Ngeri! Preman di Medan Siram Bensin dan Ancam Bakar Warung gegara Tak Diberi Uang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal