Jalur Jatiwangi-Ligung Majalengka Banyak Berlubang, Sering Dilintasi Mobil Besar

Inin nastain
Pemotor terlihat menghindari jalan berlubang di Majalengka. (Foto: iNews.id/Inin Nastain)


Permasalah pertama, tambalan itu tidak bisa bertahan lama, apalagi jika terguyur air. Selain itu, tidak jarang penambalan dengan menggunakan adukan semen, memicu kecelakaan, lantaran tidak rata dengan aspal yang masih utuh.

Adapun penambalan dengan menggunakan tanah liat, bisa mengganggu pengguna jalan. Saat terguyur hujan, jalan akan terasa licin. Adapun saat kering, debu dari tanah liat itu mengganggu penglihatan dari para pengguna roda dua.

"Itu kan sebenarnya inisiatif warga, karena mungkin banyak kejadian motor terperosok. Akhirnya mereka melakukan apa yang bisa dilakukan. Karena tangung jawab memperbaiki sesuai dengan aturan mah kan pemerintah," kata Adang.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

APBD KBB 2023 Terbatas, Pemda hanya Mampu Perbaiki 18 Km Ruas Jalan Rusak

57 tahun lalu

Ojek Pangkalan Gugat Pemkab Pandeglang dan Pemprov Banten Rp100 Miliar terkait Jalan Rusak

57 tahun lalu

Kecelakaan di Jember, Remaja Perempuan Tewas Terserempet Truk gegara Jalan Rusak

57 tahun lalu

Pilu! Ibu di Sukabumi Ditandu ke RS, Bayi Baru Dilahirkan Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Viral Ibu Hamil di Lebak Keburu Melahirkan di Mobil Pikap akibat Jalan Rusak Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal